
Sman1kutautara.sch.id – Lomba Penelitian Belia (LPB) 2025 merupakan perlombaan yang diselenggarakan oleh Center For Young Scientist (CYS) dalam rangka mendukung potensi peneliti belia di Bali. Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang penelitian, serta menjadi wadah bagi peneliti muda di Provinsi Bali untuk berkarya.
LPB 2025 diikuti oleh siswa sekolah menengah dan sederajat, seperti SMA, SMP, SMK, MA, dan MTs. Lomba ini berlangsung secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. LPB 2024 meliputi berbagai bidang yang dilombakan seperti, Matematika, Fisika, Ilmu komputer, Ilmu kehidupan, Ilmu lingkungan, Sosiologi, Psikologi, Sejarah, Ekonomi, Geografi.
Lomba bergengsi ini diselenggarakan oleh Center Young for Scientiest (CYS) bekerja sama dengan Universitas Udayana di auditorium Widya Saba, Universitas Udayana, pada 16 Juli 2025.
Ni Luh Ratih Deviyanti dan Ni Luh Putu Diah Puspa Cahyami mempersiapkan penelitian mereka dalam waktu sekitar dua minggu. Mereka menyusun penelitian dengan bimbingan Ibu Yunia Dewi, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus pembina ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR).
Dalam perjalanannya, mereka menghadapi berbagai kendala, terutama minimnya waktu untuk brainstorming dan menyelesaikan penelitian sesuai deadline yang ketat. Meskipun demikian, mereka tetap berpegang teguh pada fakta, data, dan ketepatan berbahasa Indonesia. Untuk mengatasi tantangan tersebut, keduanya membagi tugas sesuai kebutuhan. Dengan demikian, mereka bisa fokus pada tanggung jawab masing-masing dan menyelesaikan penelitian secara efisien.
Devi dan Cahyami mengaku sangat senang dan bersyukur. Mereka tidak hanya bangga atas pencapaiannya, tetapi juga berharap penelitian yang mereka bawa dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak.
Menurut mereka, kunci keberhasilan adalah percaya diri dan rajin melakukan riset jurnal serta ide-ide penelitian. Bagi Devi dan Cahyami motivasi terbesar mereka adalah keinginan untuk menciptakan sesuatu yang berdampak bagi orang lain dan juga bagi diri mereka sendiri sebagai sarana untuk terus belajar.
Saat ditanya mengenai saingan terberat, mereka menjawab seluruh sekolah yang berpartisipasi adalah saingan. Namun, mereka juga berkelakar bahwa saingan terberat sesungguhnya adalah isi pikiran mereka sendiri.
Sebagai penutup, mereka berpesan, “Semoga ke depannya teman-teman di ekstra KIR mengeluarkan lebih banyak potensi dan bisa berkarya kembali di ajang LPB tahun selanjutnya! Bangga bisa menjadi tim KIR Sakura.”
Prestasi ini sekali lagi membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah, siswa-siswi SMA Negeri 1 Kuta Utara mampu mengukir prestasi gemilang dan memberikan inspirasi bagi banyak orang.
Narasumber : Deviyanti & Cahyami
Tim : Cantika, Reyndra, Galih JCS
Telp: 0361-425909
Email: sman1kutautara@gmail.com
© Copyright SMA Negeri 1 Kuta Utara 2020. Designed and Developed by Team IT
Jl. Made Bulet, No.19, Desa Dalung, Kab Badung, Provinsi Bali